Minyak Asia Lampaui US$80
Harga minyak naik Kamis (12/11) di perdagangan Asia, didorong oleh petunjuk positif pada pasar saham regional dan menguatnya pertumbuhan ekonomi China, kata para analis. Kontrak utama New York, minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember melampaui 80 dolar mencapai 80,81 dolar per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea juga untuk pengiriman Desember naik 31 sen menjadi 78,26 dolar per barel. Selanjutnya...
Loading...
BERITA EKONOMI INTERNASIONAL
* Minyak Naik Akibat Penguatan Ekonomi China
Harga minyak naik pada Rabu (11/11) waktu setempat, di tengah penguatan ekonomi China, yang menggarisbawahi peningkatan permintaan minyak bumi karena dunia pulih dari resesi. Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Desember, naik 23 sen menjadi berakhir pada 79,28 dolar per barel.
* Flu Babi - Krisis Ekonomi Hantam Pariwisata Dunia
Pelemahan ekonomi dan merebaknya virus flu babi akhir-akhir ini akan menyebabkan penurunan 5,5% dalam sektor bisnis pariwisata global tahun ini, badan industri terkemuka mengatakan, Selasa (10/11).
* OPEC Potensi Rugi Dalam Kesepakatan Iklim
Kartel minyak OPEC bisa kehilangan pendapatan 4,0 triliun dolar antara saat ini hingga 2030, jika sebuah konferensi PBB di Kopenhagen bulan depan mencapai sebuah kesepakatan pengekangan pemanasan global, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan Selasa (10/11).
* Minyak Melemah Setelah Kekhawatiran Badai Ida Reda
Harga minyak dunia turun pada Selasa (10/11) waktu setempat karena Topan Ida gagal menjadi depresi tropis, meredakan kekhawatiran tentang potensi ancaman terhadap instalasi minyak di Teluk Meksiko. Pedagang juga mencerna permintaan minyak dan prakiraan harga terbaru dari Badan Energi Internasional (IEA) pengawas energi global berbasis di Paris yang menasehati negara-negara industri.
* Jajaran Pimpinan JAL Tidak Terima Gaji Desember
Japan Airlines (JAL) mengatakan Senin, para eksekutifnya tidak akan dibayar pada Desember karena perusahaan penerbangan yang sedang berkemelut itu ingin mengurangi biaya dalam upaya mencegah kerugian perusahaan yang lebih besar.
* Ekspor Filipina September Turun 18,3 Persen
* Electronic Arts Pangkas 1.500 Pekerjanya
* Minyak Naik Terdorong Ancaman Topan Ida
* Minyak Asia Kembali Naik Setelah Jatuh
* OPEC Cemas Tentang Pajak Migas Kopenhagen
* Emas Sentuh Rekor Tertinggi
* British Airways Pangkas 1.200 Pekerjaan Lagi
* Minyak Jatuh Akibat Pengangguran AS Naik
* Pengangguran di AS Meningkat 10,2%
* AS Tetapkan Bea Ekstra Untuk Pipa China
* Peru Temukan Ladang Gas Alam Baru di Amazon
* Minyak Turun Akibat Aksi Ambil Untung
* Para Menkeu G20 Fokus Pada Perubahan Iklim
* VW Optimis Target Penjulan Terlampaui
* Unilever Alami Penurunan Laba
* GM Bakal Pangkas 10 Ribu Pekerjaan Opel
* Jerman 'Meledak' Akibat Keputusan GM Pertahankan Opel
* Microsoft Kurangi 800 Pekerjaan
* Minyak Melompat Lampaui US$80
* Panasonic Tingkatkan Penawaran Untuk Akuisisi Sanyo
* Kuba - Rusia Kerjasama Minyak Pertama Kali
* GM Eropa Pekerjakan 50 Ribu Orang Dari Tujuh Negara
* Penjualan Ford AS Meningkat 3,1% Oktober
* Penjualan Produsen Otomotif AS Oktober Variatif
* Emas Dongkrak Harga Minyak
* Emas Melonjak, Sentuh Rekor Tinggi Baru
* ILO: Upah Riil Buruh Akan Merosot
* Bali - Hainan Kerja Sama Pariwisata
* Dolar Menguat, Harga Minyak Merosot
* Manufaktur AS Ekspansi Tiga Bulan Berturut-turut
* Manufaktur Zona Euro Alami Ekspansi Sejak 17 Bulan
* Ford Bukukan Laba Mengejutkan
* Data China Picu Kenaikan Minyak
* Minyak Asia Menguat 25 Sen
* CIT Group AS Bangkrut
Kamis, 12 November 2009
Minyak Asia ..
Diposting oleh eka rock di 18.26
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar